1 Tesalonika 4:14 TSI Karena kita percaya bahwa Yesus sudah mati dan hidup kembali, maka kita harus percaya bahwa pada hari kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kalinya, Allah juga akan membawa semua saudara seiman kita yang sudah mati kembali ke dunia ini.
Nas : Ef 4:13. Dalam pasal Ef 4:1-32 Paulus mengajarkan bahwa "kesatuan Roh" (ayat Ef 4:3) dan "kesatuan iman" dipelihara dan disempurnakan dengan: (1) menerima hanya iman dan amanat para rasul, nabi, penginjil, gembala, dan pengajar PB (ayat Ef 4:11-12 ); (2) bertumbuh dalam kasih karunia, maju menuju kedewasaan rohani dan bertumbuh di dalam
1 Tesalonika 4:13-14 berbicara akan hal ini. Surat Tesalonika ini ditulis kepada jemaat Kristen mula-mula yang mengalami penganiayaan dari orang-orang kafir. Banyak orang Kristen yang akhirnya harus mati sebagai martir karena imannya.
( 2 Tim 4:8) Kedatangan tidak dapat dibayangkan, kapan Ia datang, waspadalah dan siap setia (Mat 24:14; Mat 25:31-33, Markus 13:37; Kis 1 : 7-11). Artinya kehidupan Rohani Orang percaya harus siap sedia, disiplin ketika Tuhan datang, Ia harus menemukan umatNya berdoa untuk Hidup berkenan kepadaNya (Hidup dalam pengudusan, I Tes 4:1-12)
Bagian firman Tuhan dalam 1 Tesalonika 4:13-18 telah memberikan kerangka teologis yang utuh mengenai pengharapan eskatologis dalam menjawab isu kedukaan tersebut. Hal itu juga sekaligus menjadi landasan bagi pendampingan pastoral yang dilakukan gereja kepada jemaat yang berduka dalam konteks tersebut.
Baca: 1 Tesalonika 4:13-18 Selanjutnya kami tidak mau, Saudara-saudara, bahwa kamu tidak mengetahui tentang mereka yang meninggal, supaya kamu jangan berdukacita seperti orang-orang lain yang tidak mempunyai pengharapan. (1 Tesalonika 4:13) Bacaan Alkitab Setahun: Matius 7-9
uu9kr.
1 tesalonika 4 ayat 14